SIFAT SEORANG MUSLIM 2

Tinggalkan komentar

Bersabar

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ

Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami. (QS. As-Sajdah: 24)

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan,

Lagi

Iklan

SIFAT SEORANG MUSLIM 1

Tinggalkan komentar

(Hanya Bersandar kepada Allah Ta’ala Saja)

Fenomena kemunculan JIN (Jemaat Islam NUsantara) yang dimotori oleh Sa’id Aqil Siradj menambah kebingunan di sebagian kaum muslimin. Juga memperparah perpecahaan yang telah ada di tengah kaum muslimin. Persatuan kaum muslimin seakan semakin jauh seiring dengan semakin kaburnya pemahaman Islam di tengah-tengah kaum muslimin.

Banyak pihak yang sangat berharap kaum muslimin bisa bersatu padu untuk menghadapi ancaman serius dari bahaya laten Syiah dan PKI. Juga kemunculan orang-orang kafir yang menghina agama Allah Ta’ala dengan menuliskan lafazh Allah di bawah sandal buatannya, juga penulisan Basmalah di kantong celana jeans.

Akan tetapi ternyata malah muncul satu ‘makhluk’ baru bernama JIN itu – walaupun sudah ada pendahulunya, yaitu JIL (Jaringan Indonesi Liberal, bukan Jaringan Islam Liberal demikian kata sebagian orang-.

            Hanya saja keadaan yang kian parah ini tidak lantas membuat seorang muslim akan menyerah begitu saja lalu mengalir mengikuti arus. Tidak demikian sifat seorang muslim. Bahkan sebaliknya, ia akan semakin yakin dan semakin kuat keimanannya bahwa hanyalah Allah Ta’ala yang bisa menyelamatkan dirinya dan bisa mewujudkan harapannya itu, yaitu bersatunya kaum muslimin dan kemenangan kaum muslimin di hadapan sekian banyak musuh.

Lagi

Akhiran yang Mengenaskan

Tinggalkan komentar

Suatu keadaan yang mengenaskan, menyesakkan, dan memilukan yang dialami oleh pasukan Abrahah, pasukan bergajah yang ia pimpin untuk menghancuran Ka’bah al-Musyarrafah (yang dimuliakan).

Padahal mereka berangkat dari Yaman dengan jumlah pasukan yang sangat banyak sekali agar tidak ada yang bisa menghalangi mereka dalam perjalanan menuju Makkah. Jumlah pasukan yang sedemikian besar yang dipimpin oleh Abrahah itu membuat ciut nyali sebagian bangsa Arab. Akan tetapi sebesar apapun dan sebanyak apapun tetaplah tidak akan mampu melawan kekuatan Allah Ta’ala yang Mahakuat, Mahaperkasa, Mahamencipta. Ia Dzat Yang Mahamengetahui lagi Mahabesar. Ia Mahakuasa, tidak ada yang bisa mengalahkan atau membuat-Nya lemah.

Lagi

Islam yang rahmatan lil ‘alamin

Tinggalkan komentar

Memang benar Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin. Islam bersemangat menyebarkan rahmat kepada seluruh kalangan, karena ia adalah agama yang diperuntukkan bagi seluruh kalangan manusia, tidak mengenal suku bangsa, negara, atau status sosial. Selama mereka adalah manusia tetap mendapatkan kewajiban untuk memeluk agama Islam. Bahkan kalangan jin juga mendapatkan kewajiban ini.

Tidak hanya bagi manusia dan jin, rahmat Islam juga ikut dirasakan oleh bangsa binatang. Inilah keistemawaan Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Keistimewaan agama Islam yang disampaikan dan diajarkan oleh baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Akan tetapi pemahaman tentang rahmat ini telah dipelintir sedemikian rupa untuk melindungi dan membenarkan kelompok yang sesat bahkan telah dihukumi keluar dari lingkup Islam, yaitu Syiah.

Lagi