Sebelum kita menyimak apa yang dikatakan para ulama tentang perdebatan, kita hendaknya meresapi kandungan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
Lagi
Fatwa, petunjuk dan bimbingan Imam Syafii dan ulama syafiiyah sesuai dengan madzhab ahlussunnah wal jamaah.
11 Oktober 2009
ilmu kalam mantiq filsafat imam ahmad, imam malik, imam syafii, ilmu kalam, debat Tinggalkan Komentar
Sebelum kita menyimak apa yang dikatakan para ulama tentang perdebatan, kita hendaknya meresapi kandungan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
11 Oktober 2009
ilmu kalam mantiq filsafat ahli kalam, al-muzani, ilmu kalam, imam abu hanifah, imam ahmad, imam syafii, manhaj, robi' Tinggalkan Komentar
Kita telah mengetahui sebagian pendapat Imam Syafii tentang hukuman bagi ahli kalam. Untuk lebih meyakinkan kita tentang bahayanya ilmu kalam, akan dibawakan perkataan para imam yang lainnya tentang ilmu kalam.
Telah banyak ungkapan para salaf, seperti Imam Syafii, Imam Ahmad dan lainnya yang memperingatkan dari ilmu kalam dan ahli kalam. Dan sebagaimana yang telah lalu bahwa ilmu kalam akan menghantarkan kepada syubhat (kesamaran) dan keraguan-keraguan.
Lagi
29 September 2009
mutiara nasehat syafiiyah, sufiyah dan tasawwuf ahlussunnnah wal jamaah, aswaja, fatwa, imam, imam ahmad, imam malik, imam syafii, indonesia, madzhab hambali, madzhab maliki, Madzhab Syafii, malaysia, melayu, mutiara nasehat, salafi, salafy, shufiyyah, syafii, syafiiyah, tasawuf, tasawwuf, wahabi Tinggalkan Komentar
Setelah kita menyebutkan perkataan Imam Asy-Syafii dan Imam Waki’ (salah seorang guru Imam Asy-Syafii), kita akan menyebutkan beberapa perkataan ulama yang lain tentang Sufiyah [Shufiyyah] atau tasawuf [tashawwuf, tashowwuf].
1. Imam Malik (guru Imam Asy-Syafii) –rohimahumalloh-
Al-Qodhi ‘Iyadh rohimahulloh berkata dalam kitabnya Tartib Al-Madarik Wa Taqrib Al-Masalik 2/54: At-Tinisi berkata: Kami dulu berada di sisi Malik, dan para muridnya berada di sekelilingnya. Kemudian seorang dari penduduk Nashibiyin berkata: “Di tempat kami ada satu kaum yang disebut dengan sufiyah, dimana mereka makan banyak, kemudian mereka mulai membaca qasidah-qasidah [qashidah, qoshidah], kemudian bangkit dan menari.” Maka Imam Malik berkata: “Apakah mereka anak-anak?” Dia menjawab: “Tidak.” Imam Malik bertanya: “Apakah mereka orang-orang gila?” Dia menjawab: “Bahkan mereka adalah para tokoh agama yang berakal!” Maka Imam Malik berkata: “Aku tidak mendengar bahwa seorang muslim akan melakukan demikian.”
Lagi