Mungkin untuk membagi pemikiran ideologi (madzhab) sufiyah ekstrim kepada tiga 3 kategori, yaitu:
Tingkatan pemikiran orang-orang sufi
17 Oktober 2009
sufiyah dan tasawwuf al-hulul, filsafat, ideologi, isyroqi, madzhab hambali, sufiyah dan tasawwuf, wihdatul wujud, zuhud Tinggalkan Komentar
Asal-usul Aliran Sufi
17 Oktober 2009
sufiyah dan tasawwuf al-hulul, filsafat yunani, manhaj, sufiyah dan tasawwuf, tasawuf, wihdatul wujud Tinggalkan Komentar
Muhammad bin Siriin [seorang tabiin terkenal yang meninggal pada tahun 110 H] disampaikan kepada dia bahwa orang tertentu memakai pakaian wol untuk meneladani ‘Isa bin Maryam, maka dia berkata:
إن قوما يتخيرون لباس الصوف يقولون إنهم يتشبهون بالمسيح بن مريم ، وهدي نبينا أحب إلينا وكان صلى الله عليه وسلم يلبس القطن وغيره ،
“Ada satu kaum yang memilih dan mengutamakan memakai pakaian wol, mengaku bahwa mereka ingin meneladani Al-Masih bin Maryam. Tetapi jalan Nabi kita lebih kita cintai, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memakai katun dan pakaian lain.”
Lagi
Beberapa pondasi aqidah bangunan sufiyah
17 Oktober 2009
sufiyah dan tasawwuf aliran, aqidah keyakinan, keyakinan, salafiyyah, sufiyah dan tasawwuf, tasawuf, zuhud Tinggalkan Komentar
Dalam pertemuan ini, kita akan membawakan beberapa landasan pondasi sekte sufiyah secara ringkas, sehingga kita mengetahui dengan sebenarnya hakekat sufiyah.
1. Sufiyah Membuat Perpecahan Dalam Agama
Aliran Sufiyyah mempunyai banyak tarekat (jalan). Antara lain: Tijaniyyah, Qadariyyah, Naqsyabandiyyah, Syadzaliyyah, Rifa’iyyah dan lainnya yang semuanya mengaku diatas jalan yang benar dan menganggap jalan yang lain adalah batil/salah.
Padahal Islam telah melarang adanya perpecahan (membuat jalan baru), seperti firman Allah:
“…dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” (QS. Ar-Rum :31-32)
Lagi
Perkataan Para Ulama ahlussunnah tentang Sufiyah
29 September 2009
mutiara nasehat syafiiyah, sufiyah dan tasawwuf ahlussunnnah wal jamaah, aswaja, fatwa, imam, imam ahmad, imam malik, imam syafii, indonesia, madzhab hambali, madzhab maliki, Madzhab Syafii, malaysia, melayu, mutiara nasehat, salafi, salafy, shufiyyah, syafii, syafiiyah, tasawuf, tasawwuf, wahabi Tinggalkan Komentar
Setelah kita menyebutkan perkataan Imam Asy-Syafii dan Imam Waki’ (salah seorang guru Imam Asy-Syafii), kita akan menyebutkan beberapa perkataan ulama yang lain tentang Sufiyah [Shufiyyah] atau tasawuf [tashawwuf, tashowwuf].
1. Imam Malik (guru Imam Asy-Syafii) –rohimahumalloh-
Al-Qodhi ‘Iyadh rohimahulloh berkata dalam kitabnya Tartib Al-Madarik Wa Taqrib Al-Masalik 2/54: At-Tinisi berkata: Kami dulu berada di sisi Malik, dan para muridnya berada di sekelilingnya. Kemudian seorang dari penduduk Nashibiyin berkata: “Di tempat kami ada satu kaum yang disebut dengan sufiyah, dimana mereka makan banyak, kemudian mereka mulai membaca qasidah-qasidah [qashidah, qoshidah], kemudian bangkit dan menari.” Maka Imam Malik berkata: “Apakah mereka anak-anak?” Dia menjawab: “Tidak.” Imam Malik bertanya: “Apakah mereka orang-orang gila?” Dia menjawab: “Bahkan mereka adalah para tokoh agama yang berakal!” Maka Imam Malik berkata: “Aku tidak mendengar bahwa seorang muslim akan melakukan demikian.”
Lagi
Imam Asy-Syafii tentang Sufiyah (Tasawwuf)
28 September 2009
sufiyah dan tasawwuf ahlussunnnah wal jamaah, aswaja, fatwa, imam, imam syafii, indonesia, Madzhab Syafii, malaysia, melayu, mutiara nasehat, nasehat Imam Syafii, salafi, salafy, shufiyyah, sufi, sufiyah dan tasawwuf, syafii, syafiiyah, tasawuf, tasawwuf, Ulama Syafiiyah, wahabi Tinggalkan Komentar
Hal ini nampak sangat jelas dalam teks-teks ucapan beliau tentang firqoh (golongan, sekte) ini.
Di antara ucapan beliau:

