Faedah Sirah ke-3: Agama Islam vs Agama Kafir dan Kesyirikan
12 Februari 2012
prinsip agama dan keyakinan, sirah dan tarikh bid'ah vs ajaran Nabi, dulu, islam vs kekafiran, musyrikin, syahadat Tinggalkan Komentar
Barangsiapa mengambil rukhsah dari setiap ketergelinciran ulama maka hilang agamanya
21 Maret 2011
mutiara nasehat syafiiyah, prinsip agama dan keyakinan agama moderat, sikap bergampang-gampang dalam agama, tafrith Tinggalkan Komentar
Imam adz-Dzahabi rahimahullah menyebutkan tentang biografi Khalifah al-Mu’tadhidh Billah:
bahwa Isma’il al-Qadhi, dia berkisah: Satu kali aku masuk menemui Khalifah. Kemudian beliau menyodorkan kepadaku sebuah kitab. Akupun melihatnya. Ternyata kitab itu berisi kumpulan rukhsah-rukhsah (hukum-hukum yang paling ringan) dari pendapa ulama yang keliru.
Maka aku berkata: “Penulis kitab ini zindiq (orang ingin merusak islam, tapi menampakkan diri sebagai muslim).” Lagi
Ibnu Katsir: Larangan Tasyabbuh dengan Orang Kafir
8 Desember 2010
mutiara nasehat syafiiyah, prinsip agama dan keyakinan gaya hidup orang kafir, tasyabbuh, tasyabbuh kafir Tinggalkan Komentar
Al-Hafizh Abul Fida’ Ibnu Katsir dalam Tafsir beliau (1/373-374):
Intinya: Allah melarang kaum mukminin dari menyerupai (bertasyabbuh) orang-orang kafir baik dalam ucapan atau perbuatan. Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَقُولُوا رَاعِنَا وَقُولُوا انْظُرْنَا وَاسْمَعُوا وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Nabi Muhammad): “Raa’ina”, tetapi katakanlah: “Unzhurna”, dan “dengarlah.” Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih.” (QS. Al-Baqarah: 104) Lagi

